1. Definisi dan prinsip dasar
-
Wildcard mask adalah pola 32-bit yang digunakan untuk menentukan bit mana dari alamat IP yang harus cocok dan mana yang bisa diabaikan saat memeriksa alamat IP.
-
Aturan dasar (biner) :
-
Bit = 0 pada wildcard mask → bit yang bersesuaian pada alamat IP harus cocok.
-
Bit = 1 pada wildcard mask → bit yang bersesuaian boleh apa saja (ignore). Dengan demikian, wildcard mask bisa dilihat sebagai “invers” dari subnet mask: setiap bit yang di-1-kan pada subnet mask (“bagian host”) menjadi 1 pada wildcard mask (“boleh berubah”), dan setiap bit yang 1 pada subnet mask (“bagian jaringan”) menjadi 0 pada wildcard.
-
-
Wildcard mask banyak digunakan di:
-
ACL (Access Control Lists) di perangkat jaringan seperti router/firewall.
-
Protokol routing seperti OSPF dimana kita menentukan network statement dengan wildcard mask.
-
2. Cara menghitung wildcard mask
Berikut beberapa metode dan langkah agar kamu bisa menghitung wildcard mask secara tepat.
2.1 Metode “invers dari subnet mask”
-
Ambil subnet mask (contoh: 255.255.255.0)
-
Subtract dari 255.255.255.255 → hasil wildcard mask (contoh: 0.0.0.255)
Contoh: subnet mask = 255.255.255.248 → wildcard mask = 255.255.255.255 − 255.255.255.248 = 0.0.0.7
2.2 Metode bit‐by‐bit / biner
-
Konversi subnet mask ke biner atau pikirkan bagian “network / host”
-
Wildcard mask = setiap bit network (di subnet mask) → 0 pada wildcard; setiap bit host (di subnet mask) → 1 pada wildcard.
-
Contoh: subnet mask 255.255.255.240 (/28) → biner terakhir 11110000 → wildcard biner terakhir = 00001111 → wildcard decimal = 0.0.0.15.
2.3 Tabel cepat beberapa subnet mask ↔ wildcard mask
| Subnet Mask | Wildcard Mask |
|---|---|
| /24 → 255.255.255.0 | 0.0.0.255 |
| /29 → 255.255.255.248 | 0.0.0.7 |
| /20 → 255.255.240.0 | 0.0.15.255 |
3. Cara penggunaan di jaringan (naik ke level konfigurasi)
Berikut cara-cara praktis di mana wildcard mask digunakan dan bagaimana menerapkannya.
3.1 Penggunaan di ACL
-
Saat membuat ACL (misalnya di perangkat Cisco IOS), kamu akan menentukan alamat IP dan wildcard mask untuk menetapkan rentang alamat yang ingin di-permit atau di-deny.
-
Contoh sederhana:
Artinya: “izinkan semua alamat di 192.168.1.0 sampai 192.168.1.255”. Karena wildcard 0.0.0.255 mengabaikan oktet keempat.
-
Untuk satu host saja:
Karena wildcard 0.0.0.0 berarti semua bit harus cocok → hanya host itu yang diizinkan.
Untuk rentang khusus: misalnya dua subnet /24 dari 192.168.16.0 sampai 192.168.31.0 → wildcard 0.0.15.255 dengan alamat “192.168.16.0”.
3.2 Penggunaan di routing protocol
-
Pada OSPF atau EIGRP, ketika Anda menyebutkan network statement, Anda sering menentukan jaringan dan wildcard mask. Contoh:
Artinya semua host di jaringan /24 itu akan ikut di OSPF.
-
Karena wildcard mask bisa tidak berhubungan langsung dengan blok subnet teratur—ini memberi fleksibilitas lebih dari hanya “/24, /28, /29” saja.
3.3 Penjelasan “bagaimana perangkat melakukan pengecekan”
-
Ketika paket datang, perangkat (router/firewall) melihat alamat sumber atau tujuan (tergantung aturan) dan melakukan bit-wise ANDing antara alamat tersebut dan wildcard mask + dibandingkan dengan alamat yang ditentukan di ACL. (Secara konsep)
-
Jika semua bit yang “harus cocok” (bit wildcard mask = 0) cocok → maka alamat itu termasuk dalam rentang yang diizinkan/yang dicek.
-
Bit yang “boleh diabaikan” (bit wildcard = 1) tidak diperiksa => memberikan rentang.
-
Contoh yang lebih “bit”-biner: Untuk wildcard 0.0.0.7 (00000000.00000000.00000000.00000111), bit terakhir 3 bit dari oktet keempat boleh berubah dari nilai subnet ID → memberikan rentang 0…7 untuk oktet keempat. (Ini mirip penggunaan di forum Reddit)
4. Hal‐hal yang perlu diperhatikan / Kesalahan umum
-
Jangan salah gunakan subnet mask sebagai wildcard mask atau sebaliknya — meskipun keduanya terlihat mirip secara bentuk “dotted decimal”. Konsepnya berbeda.
-
Wildcard mask tidak selalu harus menjadi invers sempurna dari subnet mask. Dalam ACL (terutama Cisco IOS) bisa digunakan wildcard yang tidak kontigu (non-contiguous) untuk kasus khusus.
-
Pastikan bahwa alamat yang ditentukan sebagai “network” (seed address) sesuai dengan wildcard mask — jika seed address memiliki bit “1” di posisi yang wildcard mask juga “1” bisa menyebabkan rentang yang tidak diharapkan. (Forum Reddit menyebutkan hal ini)
-
Dokumentasi dan konfigurasi harus jelas, karena wildcard mask bisa membuat rentang besar alamat tanpa disadari jika kurang hati-hati.
5. Contoh lengkap langkah-per-langkah
Misalkan kamu memiliki jaringan 192.168.50.0/27 (subnet mask 255.255.255.224) dan kamu ingin membuat ACL yang mengizinkan semua host di jaringan ini. Berikut langkahnya:
-
Subnet mask = 255.255.255.224
-
Hitung wildcard mask = 255.255.255.255 − 255.255.255.224 = 0.0.0.31
-
Seed network address = 192.168.50.0
-
ACL entry:
Artinya: semua alamat dari 192.168.50.0 hingga 192.168.50.31 diizinkan (sekitar 30 host).
-
Jika ingin menetapkan hanya jaringan tersebut tapi tidak host broadcast/subnet ID, maka pilih range tepat dan sesuaikan dengan kebijakan (ingat 0 dan 255 di host part sering dihindari di konfigurasi).
Contoh lain: Kamu ingin mengizinkan host 10.10.10.17 saja. Maka:
Wildcard mask 0.0.0.0 → hanya host itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar