Rabu, 25 Februari 2026

Wi-Fi

🌸 Pengertian WiFi 🌸

WiFi (Wireless Fidelity) adalah teknologi jaringan nirkabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat seperti laptop, smartphone, tablet, dan komputer ke jaringan internet tanpa menggunakan kabel. WiFi bekerja dengan memanfaatkan gelombang radio sebagai media transmisi data, sehingga pengguna dapat mengakses internet dengan lebih fleksibel dan praktis.

💗 Sejarah Singkat WiFi 💗

Teknologi WiFi mulai dikembangkan pada akhir tahun 1990-an dan mulai digunakan secara luas pada awal tahun 2000-an. WiFi dikembangkan untuk memudahkan komunikasi data jarak dekat tanpa kabel dan menjadi solusi alternatif dari jaringan LAN kabel yang kurang fleksibel. Seiring perkembangan teknologi, WiFi terus mengalami peningkatan kecepatan, jangkauan, dan keamanan.

📡 Cara Kerja WiFi 📡

WiFi bekerja dengan cara mengirimkan data dalam bentuk sinyal radio dari access point atau router ke perangkat pengguna. Router akan menerima data dari penyedia layanan internet (ISP), lalu mengubahnya menjadi sinyal nirkabel yang dapat ditangkap oleh perangkat yang memiliki kartu WiFi. Proses ini memungkinkan perangkat saling terhubung dan bertukar data dalam satu jaringan.

✨ Fungsi WiFi ✨

  • Menghubungkan perangkat ke internet tanpa kabel
  • Memudahkan komunikasi data antar perangkat
  • Mendukung aktivitas belajar, bekerja, dan hiburan online
  • Menyediakan jaringan lokal (LAN) secara nirkabel
  • Digunakan di rumah, sekolah, kantor, dan tempat umum

🌷 Jenis-Jenis WiFi 🌷

Berdasarkan standar dan penggunaannya, WiFi memiliki beberapa jenis, antara lain:

  • WiFi 4 (802.11n) – Kecepatan cukup stabil untuk penggunaan sehari-hari
  • WiFi 5 (802.11ac) – Kecepatan lebih tinggi dan cocok untuk streaming
  • WiFi 6 (802.11ax) – Lebih cepat, efisien, dan mendukung banyak perangkat

🎀 Kelebihan WiFi 🎀

  • Instalasi mudah dan praktis
  • Tidak memerlukan kabel
  • Mendukung mobilitas pengguna
  • Dapat digunakan oleh banyak perangkat sekaligus

⚠️ Kekurangan WiFi ⚠️

  • Keamanan lebih rentan jika tidak dikonfigurasi dengan baik
  • Kualitas sinyal dapat terganggu oleh jarak dan penghalang
  • Kecepatan dapat menurun jika banyak pengguna

🔐 Keamanan WiFi 🔐

Untuk menjaga keamanan jaringan WiFi, pengguna disarankan menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan enkripsi seperti WPA2 atau WPA3, serta rutin memperbarui perangkat router. Keamanan WiFi sangat penting agar jaringan tidak mudah disusupi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

🌼 Kesimpulan 🌼

WiFi merupakan teknologi jaringan nirkabel yang sangat penting dalam kehidupan modern. Dengan kemudahan akses, fleksibilitas tinggi, dan dukungan berbagai perangkat, WiFi menjadi solusi utama dalam memenuhi kebutuhan komunikasi dan akses internet di berbagai bidang.

Microtik

🌸 Pengertian Mikrotik

Mikrotik adalah sistem operasi dan perangkat lunak berbasis Linux yang digunakan untuk mengelola jaringan komputer. Mikrotik dikenal luas karena kemampuannya dalam mengatur lalu lintas data, manajemen bandwidth, firewall, serta berbagai fitur jaringan lainnya.

Mikrotik tersedia dalam bentuk software bernama Mikrotik RouterOS yang dapat diinstal pada komputer agar berfungsi sebagai router. Selain itu, Mikrotik juga mengembangkan perangkat keras yang disebut Mikrotik RouterBOARD yang sudah memiliki RouterOS terintegrasi.

📜 Sejarah Mikrotik

Mikrotik pertama kali dikembangkan oleh perusahaan Mikrotik yang berbasis di Latvia pada tahun 1996. Awalnya, Mikrotik dibuat untuk membantu penyedia layanan internet (ISP) dalam membangun jaringan dengan biaya murah namun tetap memiliki performa yang baik.

Perkembangannya dimulai dari sistem routing berbasis Linux, lalu dikembangkan menjadi RouterOS dengan fitur yang semakin lengkap. Saat ini, Mikrotik digunakan di berbagai sektor seperti bisnis, pendidikan, pemerintahan, dan ISP.

⚙️ Fungsi Mikrotik

  • 🧭 Router – Menghubungkan dan mengatur lalu lintas antar jaringan.
  • 🔥 Firewall – Mengamankan jaringan dari akses yang tidak sah.
  • 📊 Manajemen Bandwidth – Mengatur dan membatasi penggunaan internet.
  • 🔐 VPN – Menghubungkan jaringan secara aman melalui internet.
  • 📶 Hotspot Gateway – Mengelola WiFi publik dengan sistem login.
  • 🌐 DNS Server – Mempercepat akses ke website tertentu.
  • 📋 Monitoring & Logging – Memantau dan mencatat aktivitas jaringan.

📦 Jenis-Jenis Mikrotik

💗 A. Mikrotik RouterOS

Mikrotik RouterOS adalah sistem operasi berbasis Linux yang berfungsi sebagai router dan memiliki fitur jaringan profesional seperti routing, firewall, hotspot, dan VPN.

💗 B. Mikrotik RouterBOARD

RouterBOARD adalah perangkat keras Mikrotik yang sudah dilengkapi RouterOS dan siap digunakan sebagai router.

  • RB750 – Cocok untuk jaringan kecil dan menengah.
  • RB1100 – Untuk jaringan besar dan kompleks.
  • RB3011 – Memiliki banyak port dan fitur tambahan.

🌟 Kelebihan Mikrotik

  • 💰 Harga terjangkau dibanding perangkat jaringan lain.
  • 🛠️ Mudah dikustomisasi sesuai kebutuhan jaringan.
  • 🖥️ Antarmuka WinBox yang user-friendly.
  • 📚 Fitur jaringan sangat lengkap.
  • 👥 Komunitas dan tutorial yang melimpah.
  • ⏳ Stabil dan handal untuk penggunaan jangka panjang.
  • 🔌 Bisa digunakan pada hardware standar.

⚠️ Kekurangan Mikrotik

  • 🚦 Kurang optimal untuk trafik sangat besar.
  • 🐞 Berbasis software sehingga berpotensi bug.
  • 🏢 Beberapa fitur enterprise belum maksimal.
  • 🔑 Membutuhkan lisensi RouterOS.
  • 🔓 Keamanan harus dikonfigurasi dengan benar.

🧠 Cara Setting Dasar Mikrotik

A. Persiapan Awal
  • Hubungkan Mikrotik ke komputer menggunakan kabel LAN.
  • Instal aplikasi WinBox.
  • Login menggunakan MAC Address atau IP default.
B. Konfigurasi IP Address
  • Buka menu IP → Addresses.
  • Tambahkan IP untuk jaringan lokal dan WAN.
C. Konfigurasi DHCP Server
  • Masuk ke IP → DHCP Server.
  • Gunakan DHCP Setup dan ikuti langkahnya.
D. Konfigurasi NAT
  • Masuk ke IP → Firewall → NAT.
  • Chain: srcnat, Action: masquerade.
E. Konfigurasi Firewall
  • Tambahkan rule keamanan sesuai kebutuhan.
F. Konfigurasi Hotspot (Opsional)
  • Masuk ke IP → Hotspot.
  • Atur halaman login dan user.
G. Pengujian
  • Hubungkan perangkat ke jaringan.
  • Uji koneksi internet.

🎀 Kesimpulan

Mikrotik adalah solusi jaringan yang fleksibel, kuat, dan terjangkau untuk berbagai skala jaringan. Dengan fitur lengkap dan konfigurasi yang tepat, Mikrotik mampu memberikan performa jaringan yang stabil, aman, dan efisien.

🌸 Materi Mikrotik selesai & siap diposting di Blogger dengan tema pink imut 🎀

ACCES POINT

🌸 Apa Itu Access Point (AP)?

Access Point adalah perangkat jaringan yang memungkinkan perangkat tanpa kabel (laptop, smartphone, tablet) untuk terhubung ke jaringan kabel menggunakan sinyal Wi-Fi. AP bekerja sebagai penghubung (bridge) antara jaringan kabel dan perangkat wireless, sehingga semua bisa terhubung tanpa kabel panjang 📶. :contentReference[oaicite:0]{index=0}

🛠️ Cara Kerja Access Point

Access Point biasanya dihubungkan ke jaringan kabel menggunakan kabel Ethernet. Setelah itu, AP akan memancarkan sinyal Wi-Fi yang bisa ditangkap oleh gadget di sekitarnya. Ketika perangkat terhubung, AP akan meneruskan data dari perangkat ke jaringan kabel dan sebaliknya, sehingga internet bisa dipakai tanpa kabel 🧠. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

📡 Fungsi Utama AP

  • 📶 Menyediakan Wi-Fi untuk perangkat agar bisa terhubung ke internet tanpa kabel. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
  • 🌍 Memperluas jangkauan sinyal jaringan agar area lebih luas tercover Wi-Fi. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
  • 🔗 Menghubungkan banyak perangkat tanpa perlu banyak kabel. :contentReference[oaicite:4]{index=4}
  • 🔐 Mendukung fitur keamanan seperti password dan enkripsi untuk melindungi jaringan. :contentReference[oaicite:5]{index=5}

📊 Perbedaan Access Point dan Router

  • Router — Mengatur lalu lintas data dan alamat IP di jaringan. :contentReference[oaicite:6]{index=6}
  • Access Point — Memperluas sinyal Wi-Fi dari router agar lebih luas jangkauannya. :contentReference[oaicite:7]{index=7}
  • Biasanya router sudah punya fitur AP, tetapi AP murni fokus pada penciptaan dan perluasan Wi-Fi. :contentReference[oaicite:8]{index=8}

📌 Jenis-Jenis Access Point

  • Standalone — AP mandiri cocok untuk rumah atau kantor kecil. :contentReference[oaicite:9]{index=9}
  • ⚙️ Controller-Based — Dikelola secara terpusat di kantor/gedung besar. :contentReference[oaicite:10]{index=10}
  • 🌐 Mesh AP — Beberapa perangkat saling terhubung dan memperluas jaringan tanpa kabel tambahan. :contentReference[oaicite:11]{index=11}
  • 🔌 Repeater — Memperkuat sinyal di tempat jauh atau banyak hambatan. :contentReference[oaicite:12]{index=12}
  • 🌳 Bridge / Workgroup — Menghubungkan dua jaringan terpisah secara wirelessly. :contentReference[oaicite:13]{index=13}

📈 Kelebihan Access Point

  • 📶 Menjadikan jaringan Wi-Fi lebih luas dan kuat. :contentReference[oaicite:14]{index=14}
  • 👥 Bisa melayani banyak perangkat sekaligus. :contentReference[oaicite:15]{index=15}
  • 🔐 Keamanan jaringan berpadu dengan fitur enkripsi WPA2/WPA3. :contentReference[oaicite:16]{index=16}
  • 🔄 Mendukung roaming antar AP sehingga koneksi tetap lancar saat berpindah area. :contentReference[oaicite:17]{index=17}

📌 Kapan Butuh Access Point?

Access Point sangat berguna ketika kamu butuh Wi-Fi yang stabil dan luas, seperti di rumah besar, kantor, sekolah, kampus, kafe, atau ruang publik yang sering dipakai banyak orang 🏢☕️. :contentReference[oaicite:18]{index=18}

✨ Sekarang artikelmu sudah lengkap dan panjang banget untuk diposting di Blogger — dengan gaya pink yang manis! 🎀💖

Rabu, 11 Februari 2026

Jaringan Wireless, Point-to-Point (PtP) dan Point-to-Multipoint (PtMP)

 

Gambar 426 Jaringan Wireless


📡 Konsep Dasar Jaringan Wireless

Jaringan wireless adalah jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai media penghantar data — bukan kabel. Dengan wireless, perangkat dapat terhubung tanpa perlu kabel fisik.

1.1 Karakteristik Jaringan Wireless

  • Tidak menggunakan kabel (frekuensi 2.4 GHz, 5 GHz, 6 GHz, dsb.)
  • Instalasi cepat dan fleksibel
  • Mobilitas tinggi
  • Jangkauan bervariasi — dari beberapa meter hingga puluhan kilometer

1.2 Komponen Utama

  • Access Point (AP) – memancarkan & menerima sinyal
  • Wireless Client – perangkat pengguna (laptop/HP)
  • Antena – omnidirectional/directional
  • Wireless Controller – mengatur banyak AP
  • Repeater/Bridge – memperluas jangkauan

1.3 Frekuensi Umum

  • 2.4 GHz – jangkauan jauh, rawan interferensi
  • 5 GHz – lebih cepat & bersih, jangkauan menengah
  • 6 GHz (WiFi 6E) – sangat cepat, jangkauan sedang

📶 2. Jaringan Wireless Point-to-Point (PtP)

Point-to-Point adalah koneksi wireless antara dua titik — sering dipakai untuk menghubungkan dua gedung atau backbone jarak jauh.

2.1 Ciri-Ciri PtP

  • Hanya 2 perangkat (AP/Host ↔ Station/Client)
  • Menggunakan antena directional
  • Koneksi fokus — kecepatan stabil
  • Cocok untuk 500 m sampai 50 km

2.2 Cara Kerja PtP (Flow)

  • Titik A memancarkan sinyal ke Titik B
  • Titik B mengarah ke Titik A
  • Terbentuk jembatan wireless
  • Lalu lintas berjalan seperti LAN kabel

2.3 Kelebihan PtP

  • Stabil & cepat
  • Interferensi rendah
  • Jangkauan jauh

2.4 Kekurangan PtP

  • Hanya 1↔1
  • Butuh Line of Sight (LOS)

📡 3. Jaringan Wireless Point-to-Multipoint (PtMP)

Point-to-Multipoint adalah koneksi satu titik pusat ke banyak client — mirip BTS yang melayani banyak perangkat.

3.1 Ciri-Ciri PtMP

  • 1 Access Point sebagai pusat
  • Banyak Station/Client
  • Antena Omni atau Sector
  • Dipakai untuk desa internet, kampus, CCTV, dsb.

3.2 Cara Kerja PtMP

  • AP pancarkan sinyal omni/sector
  • Client menangkap sinyal AP
  • Client share satu kanal frekuensi

3.3 Kelebihan PtMP

  • 1 AP layani banyak client
  • Efisien dan fleksibel

3.4 Kekurangan PtMP

  • Bandwidth dibagi antar client
  • Rentan interferensi
  • Perlu manajemen frekuensi

📊 4. Ringkasan Perbedaan PtP vs PtMP

Aspek Point-to-Point Point-to-Multipoint
Jumlah Perangkat 2 titik 1 pusat → banyak
Antena Directional Omni / Sector
Stabilitas Sangat stabil Terpengaruh banyak user
Jarak Jauh (hingga puluhan km) Sedang (1–10 km)
Kecepatan Dedicated Dibagi
Contoh Penggunaan Gedung A ⇆ Gedung B Tower pusat → banyak rumah

KONSEP DASAR SPLICING DALAM KOMUNIKASI OPTIK

 


Gambar 428 Diagram Alur Splicing 
dalam Komunikasi Optik


Berikut penjelasan Konsep Dasar Splicing dalam Komunikasi Optik yang disusun ringkas, sistematis, dan mudah dipahami (cocok untuk materi SMK / dasar jaringan):

1. Pengertian Splicing Fiber Optic

Splicing adalah proses menyambungkan dua ujung kabel fiber optik secara permanen sehingga cahaya (sinyal optik) dapat diteruskan dengan redaman (loss) sekecil mungkin.

Berbeda dengan connector, splicing tidak bisa dilepas-pasang dan umumnya digunakan pada:

  • Backbone jaringan
  • Joint closure
  • Perpanjangan kabel fiber optik

 

2. Tujuan Splicing

Tujuan utama splicing dalam komunikasi optik adalah:

  • Menghubungkan kabel fiber optik
  • Memperpanjang jalur transmisi
  • Memperbaiki kabel fiber yang putus
  • Menjaga kualitas sinyal optik
  • Mengurangi redaman dan refleksi

 

3. Prinsip Kerja Splicing

Splicing bekerja dengan prinsip:

a. Menyelaraskan core (inti) fiber optik secara presisi

b. Menggabungkan kedua ujung fiber sehingga:

  • Cahaya tetap merambat lurus
  • Pantulan (reflection) minimal
  • Kehilangan daya (loss) sangat kecil

Semakin presisi penyambungan core, semakin kecil nilai insertion loss.

 

4. Jenis-Jenis Splicing Fiber Optic

A. Fusion Splicing (Splicing Peleburan)

Merupakan metode paling umum dan paling baik kualitasnya.

Ciri-ciri:

  • Menggunakan Fusion Splicer
  • Ujung fiber dilebur dengan arc listrik
  • Loss sangat kecil (± 0,01–0,05 dB)
  • Sambungan kuat dan tahan lama

Digunakan untuk:

  • Backbone FO
  • Jaringan ISP
  • Jaringan jarak jauh

 

B. Mechanical Splicing (Splicing Mekanik)

Metode penyambungan tanpa peleburan.

Ciri-ciri:

  • Menggunakan alat mekanik dan gel optik
  • Lebih cepat dan murah
  • Loss lebih besar (± 0,2–0,5 dB)

Digunakan untuk:

  • Perbaikan darurat
  • Instalasi sementara
  • Latihan/praktikum

 

5. Komponen yang Terlibat dalam Splicing

Beberapa komponen penting dalam proses splicing:

  • Core : inti penghantar cahaya
  • Cladding : pembungkus core
  • Coating : pelindung fiber
  • Fusion Splicer
  • Fiber Cleaver
  • Stripper Fiber
  • Splice Protector (Sleeve)

 

6. Parameter Kualitas Splicing

A. Insertion Loss

Kehilangan daya akibat sambungan.

  • Standar baik: ≤ 0,1 dB
  • Semakin kecil, semakin baik

B. Return Loss

Pantulan cahaya ke arah sumber.

  • Nilai besar (dB tinggi) menandakan pantulan kecil

 

7. Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Splicing

a. Kebersihan ujung fiber
b. Ketepatan pemotongan (cleaving)
c. Keselarasan core
d. Jenis fiber (SM/MM)
e. Kualitas alat splicer
f. Keterampilan teknisi

 

8. Peran Splicing dalam Sistem Komunikasi Optik

Splicing sangat penting karena:

  • Menentukan keandalan jaringan
  • Mempengaruhi jarak transmisi
  • Berpengaruh langsung pada kecepatan dan kualitas data
  • Mengurangi gangguan dan error sinyal

 

9. Contoh Penerapan Splicing

  • Jaringan FTTH (Fiber To The Home)
  • Jaringan Metro Ethernet
  • Backbone antar gedung/kota
  • Sistem komunikasi data dan internet

 

Kesimpulan

Splicing adalah proses vital dalam komunikasi optik karena berfungsi menyambungkan serat optik secara permanen dengan redaman minimal agar transmisi data tetap optimal dan stabil.


kelompok 3:
T536 Shaza Nurmalak 
T539 Zahra Syaila Hidayat




Subnetting VLSM dengan Network: 192.168.10.0/25 (1)

📌 VLSM – 192.168.10.0/25
🧮 Step 1 & 2: Prefix & Urutan
SubnetHost NeededPrefix NeededUsable Hosts
A60/2662
B24/2730
C12/2814
D5/296
📌 Step 3: Alokasi Subnet
SubnetPrefixNetworkUsable RangeBroadcastTotal AddrUsable Hosts
A/26192.168.10.0192.168.10.1–62192.168.10.636462
B/27192.168.10.64192.168.10.65–94192.168.10.953230
C/28192.168.10.96192.168.10.97–110192.168.10.1111614
D/29192.168.10.112192.168.10.113–118192.168.10.11986
Cadangan → 192.168.10.120–127
🌳 Step 4: Diagram Visual / Tree
192.168.10.0/25 (0 - 127) ├─ [Subnet A] 192.168.10.0/26 (0 - 63) → 60 host ├─ [Subnet B] 192.168.10.64/27 (64 - 95) → 24 host ├─ [Subnet C] 192.168.10.96/28 (96 - 111) → 12 host └─ [Subnet D] 192.168.10.112/29 (112 - 119) → 5 host └─ [Cadangan] 192.168.10.120/29 (120 - 127)
✨ Tema pink berhasil diterapkan di semua tabel & elemen.

Rabu, 14 Januari 2026

Terminasi Konektor FO

 

Pengertian Fiber Optik

Fiber optik adalah teknologi kabel yang terdiri dari serat kaca atau plastik sangat halus yang digunakan untuk mengirimkan sinyal data dalam bentuk cahaya dari satu titik ke titik lain. Karena menggunakan cahaya, kabel ini mampu mentransmisikan informasi seperti internet, suara, dan video dengan kecepatan tinggi dan stabil tanpa terpengaruh oleh gangguan listrik seperti pada kabel tembaga.


Fungsi Fiber Optik

Fiber optik memiliki banyak fungsi di berbagai bidang, antara lain:

  1. Transmisi Data dan Jaringan Komputer
    Fiber optik digunakan dalam jaringan komputer untuk mengirim data dengan kecepatan tinggi dan kapasitas besar, seperti pada jaringan LAN, jaringan antar server, dan pusat data.

  2. Telekomunikasi
    Kabel fiber optik menjadi media utama dalam layanan telepon, internet, dan televisi kabel, termasuk juga koneksi internet rumah dan bisnis.

  3. Kabel Bawah Laut
    Fiber optik sering dipasang sebagai kabel bawah laut untuk menghubungkan jaringan antarnegara karena dapat menangani data dalam jumlah besar dan tahan terhadap kondisi ekstrem.

  4. Bidang Medis
    Dalam dunia medis fiber optik dipakai pada peralatan seperti endoskopi dan sensor biomedis untuk diagnosis dan prosedur tanpa pembedahan besar.

  5. Broadcasting dan Media
    Digunakan untuk mengirim sinyal audio dan video berkualitas tinggi dalam industri penyiaran, misalnya televisi dan produksi media profesional.

  6. Industri, Militer, dan Aerospace
    Dalam industri dan militer, fiber optik digunakan untuk komunikasi yang stabil dan aman di lingkungan dengan banyak gangguan elektromagnetik serta di aplikasi aerospace untuk komunikasi dan kontrol sistem penting.

  7. Sensor dan Pengukuran
    Fiber optik juga berfungsi sebagai sensor pada sistem otomatisasi untuk mengukur tekanan, suhu, dan parameter lain secara real-time.


Jenis-Jenis Fiber Optik

Secara umum ada dua jenis utama fiber optik berdasarkan cara cahaya dipandu di dalam kabel:

  1. Single Mode Fiber
    Memiliki inti sangat kecil sehingga cahaya hanya lewat pada satu jalur tunggal. Jenis ini cocok untuk jarak jauh dan mampu mentransmisikan data puluhan sampai ratusan kilometer dengan sedikit gangguan sinyal.

  2. Multimode Fiber
    Memiliki inti lebih besar sehingga cahaya bisa lewat melalui beberapa jalur sekaligus. Cocok untuk jarak pendek hingga menengah karena kecepatannya tinggi tetapi jangkauannya lebih terbatas dibanding single mode.


Kelebihan Fiber Optik

Fiber optik memiliki beberapa keunggulan dibanding kabel biasa:

  • Kecepatan tinggi dan kapasitas besar sehingga cocok untuk kebutuhan data modern.

  • Transmisi jarak jauh tanpa banyak perlu penguat sinyal.

  • Tahan terhadap gangguan elektromagnetik karena cahaya tidak terpengaruh listrik.

  • Sinyal lebih aman karena sulit disadap secara ilegal.

  • Ringan dan tipis, sehingga lebih efisien dalam penataan jaringan.


Kekurangan Fiber Optik

Meskipun memiliki banyak kelebihan, fiber optik juga memiliki beberapa kekurangan:

  • Biaya pemasangan awal lebih tinggi dibanding kabel tembaga biasa karena perlu alat dan tenaga ahli khusus.

  • Instalasi dan perawatan lebih rumit, termasuk pada penyambungan kabel.

  • Rawan kerusakan fisik jika dibengkokkan terlalu tajam atau ditekan keras sehingga perlu pemasangan yang hati-hati.

PROSES PEMBUATAN FO 

1. potong kabel fo sesuai kebutuhan

2. belah menjadi dua antar kabel fo dan besi

3Kupas jaket kabel FO



4. Kupas buffer & bersihkan serat


5. Potong Menggunakan cleaver 

6. Pasang Konektor FO



7. Kunci Konektor 

8. Cek menggunakan Laser 

9. lalu tes menggunakan OVM

SAYA MENDAPATKAN 
TERTINGGI -34
TERENDAH -22












































Wi-Fi

🌸 Pengertian WiFi 🌸 WiFi (Wireless Fidelity) adalah teknologi jaringan nirkabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat ...